Tujuan dan Fungsi
Public Relation
Setelah kita memahami pengeetian public relation maka selanjutnya kita akan
memahami tujuan dan fungsi public relation..
Perusahaan harus mampu berkomunikasi dengan baik dengan masyarakat di
sekitarnya dengan cara menjalin hubungan/relasi dengan publik. Tujuan
public relation bukan sekedar menciptakan citra seolah-olah terlihat kuat dalam
posisi keberadaannya saja namun juga menciptakan agar organisasi kondusif,
memiliki iklim kerja yang sehat, kuat dalam hubungan sosial serta
mempunyai kinerja sumber daya manusia yang tinggi.
Kedudukan PR dalam menjalin komunikasi dan
hubungan dengan publik, dalam hal ini adalah menilai sikap masyarakat
(publik) agar tercipta keserasian antara publik dan kebijakan organisasi.
Public relation membantu memelihara aturan bersama melalui
saluran komunikasi baik internal maupun eksternal,
agar tercapai saling pengertian atau kerjasama antara
oraganisasi dan publiknya .
Tujuan public relations menurut Charles S. Steinberg: Menciptakan opini public
yang favorable tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh badan yang
bersangkutan. Sedangkan menurut Dimock Marshall cs Secara positif:
Berusaha untuk mendapatkan dan menambah penilaian dan goodwill suatu
organisasi. Secara defensif: Berusaha untuk membela diri terhadap pendapat
masyarakat yang bernada negatif, padahal organisasi tidak bersalah. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan PR secara universal yakni
untuk: menciptakan , memelihara, meningkatkan, memperbaiki citra
organisasi di mata publik yang disesuaikan dengan kondisi-kondisi daripada
publik yang bersangkutan.
Public Relation (PR) dalam pelaksanaannya akan selalu berhubungan dengan segala
hal yang berkaitan dengan perusahaan, apakah itu berita, peluncuran produk
baru, kebijakan perusahaan dan hal lainnya yang harus dikomunikasikan baik
melalui internal maupun external. PR suatu perusahaan maupun instansi memiliki
fungsi utama menumbuhkan dan mengembangkan hubungan baik antara organisasi
dengan publiknya baik internal maupun eksternal. Ini dilakukan dalam upaya
menanamkan pengertian , motivasi dan partisipasi untuk menciptakan iklim yang
mendukung tercapainya tujuan organisasi. Untuk mendukung kegiatan tersebut maka
kegiatan humas lebih menekankan pada bagaimana keresponsifan organisasi pada
publik dengan cara menjadi jembatan komunikasi antara organisasi dengan publik.
(Rachmad kriyanto, 2008: 4) Fungsi atau peranan adalah harapan publik terhadap
apa yang seharusnya dilakukan oleh PR sesuai dengan kedudukannya sebagai
seorang public relation. Jadi, PR dikatakan berfungsi apabila dia mampu
melakukan tugas dan kewajibannya dengan baik, berguna atau tidak dalam
menunjang tujuan perusahaan dan menjamin kepentingan publik.
Cutlip &
Center menyebut fungsi Public Relation adalah: Menunjang kegiatan manajemen dan
mencapai tujuan organisasi , menciptakan komunikasi dua arah
secara timbal balik dengan menyebarkan informasi dari perusahaan kepada publik
dan menyalurkan opini publik kepada perusahaan melayani publik dan memberikan
nasehat kepada pimpinan perusahaan untuk kepentingan umum, Membina
hubungan secara harmonis antara perusahaan dan publik, baik internal maupun
eksternal, dan buatlah kesepakatan yang saling menguntungkan
Tanggung jawab sosial merupakan salah satu bentuk kegiatan perusahaan yang
ditujukan untuk publik. Tanggung jawab sosial perusahaan yang berupa kebijakan
– kebijakan manajemen, diimplementasikan dalam bentuk program atau kegiatan.
Dalam pelaksanaan kegiatan atau program tersebut, humas sebagai jembatan
komunikasi antara organisasi dengan publik memiliki peran dan fungsi yang
sangat penting. Oleh karena itu dapat dikatakan kebijaksanaan dan kegiatan yang
terpercaya demi kepentingan public merupakan landasan bagi semua tindakan PR /
humas.
Dalam menyelenggarakan kegiatan dan aktivitas soaial, selain diperlukan
strategi atau langkah yang relevan juga dibutuhkan suatu peran dan fungsi
manajemen yang mendukung terlaksananya strategi atau langkah-langkah tersebut
dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Salah satu peran dan fungsi humas
adalah melalui program sosial maupun aktivitas sosial yang dilaksanakan oleh
perusahaan atau suatu lembaga. Maka tanggung jawab sosial diimplementasikan
dalam program PR ataupun kedalam program - program sosial lainnya, dimana PR
ikut berperan serta di dalamnya. Hal ni berarti, bahwa PR memiliki kewajiban
menjalankan fungsi dan perannya secara maksimal dalam mencapai tujuannya dengan
perhatian pada tujuan jangka panjang, yaitu kelangsungan perusahaan / lembaga.
Referensi:
Kriyantono,Rachmat. Public
Relation Writing,Jakarta: Kencana, 2008.
Pangarep,Hegar. Publik
Relation: Yogyakarta: Media pressindo, .2011
http://www.academia.edu/6881418/Pengertian_Tujuan_dan_Fungsi_Public_Relations
diakses tanggal 10 November 2017 pukul 21.00 WIB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar