Rabu, 29 November 2017

Perencanaan Program Public Relation


Perencanaan Program Public Relation
  
            Pada dasarnya, perencanaan dalam PR harus memberikan gambaran lebih jauh dengan perencanaan yang pantas. PR yang profesional tentunya dapat melakukan dan memperhitungkan tindakan yang mereka ambil dikemudian hari.
            Perencanaan dalam  Public Relation adalah suatu hal yang esensial tidak hanya untuk mengetahui dimana suatu kampanye khusus yang dikedepankan, tetapi juga untuk memperoleh dukungan top manajemen. Tentu saja, paling sering muncul complaint (keluhan/tuntutan) mengenai PR yang membuat kegiatan yang terburu-buru,merencanakan suatu yang tidak mungkin dan sulit mengukurnya.
            Sebelum melakukan kegiatana PR, peraktisi PR harus memperhitungkan sasaran dan strategi, perencanaan , anggaran serta penelitian dan evaluasi, lingkungan sekitar yang menjadi cakupan organsisasi/perusahaan harus mencerminkan seluruh tujuan-tujuan bisnis. Perencanaan memerlukan pemikiran. Perencanaan suatu program PR jangka pendek untuk mempromosikan pelayanan baru barangkali memerlukan sedikitpemikiran dan waktu dibandingkan dengan perencanaan PR jangka panjang untuk memperoleh dukungan bagi suatu isu kebijakan publik. Meskipun setiap kasus, perencanaan PR harus memasukan sasaran yang jelas untuk mencapai tujuan organisasional, strategi untuk mencapai sasaran , taktik merealisasikan strategi, dan pengukuran untuk menentukan taktik yang mana yang akan diterapkan.
              Diantara aspek-aspek yang paling penting bagi PR praktis adalah menetapkan tujuan yang jelas, sasaran dan target bagi penerapan taktik. Kegiatan PR tidak ada artinya jika dirancang untuk mencapai tujuan yang memerlukan tindakan tertentu saja.
Perencanaan Pulic Relation mendasar yang perlu diperhatikan yaitu :
·         Environment  : Kita perlu meningkatkan penjualan produk dalam pasar lokal. Jika posisi kita sekarang adalah tiga besar dalam pasar, maka mencapainya dengan cepat mengejar pemasok tempat kedua, tetapi jauh di belakang market leader (yang dominan menguasai pasar).
·         Sasaran bisnis : tujuan kita adalah ambil bagian dalam membangun pasar untuk produk kita dalam wilayah lokal. Kita mencari untuk mengungguli sebanyak dua provider (pemasok) dan secara perlahan mencapai posisi nomor satu.
·         Sasaran PR : (a) memperkuat solidnya komitmen perusahaan kita terhadap pelanggan lokal; (b) meyakinkan pelanggan potensial bahwa perusahaan kita menyediakan staf yang ahli di bidangnya, produk bersaing dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan; (c) posisi perusahaan kita sebagai pesaing hebat untuk 2 market leader (dominasi pasar).
·         Strategi PR : posisi perusahaan kita merupakan “expert” dalam pasar, melalui survei sponsorship perusahaan dan penelitian langsung pada pengambil keputusan lokal, pemberitaan media dalam bentuk artikel yang berkaitan dengan perusahaan , ahli pidato di panggung bagi eksekutif perusahaan sdan juga perusahaan menjadi sponsor seminar untuk memperlihatkan keahlian kita.
·         Program/taktik PR : (a) mencari pemberitaan media dan ditulis sebagai artikel yang membahas produk perusahaan pada media lokal; (b) permintaan penulisan profil untuk tulisan feature dan wawancara dengan pejabat perusahaan menjadi feature dan wawancara “exclusive” dengan dominasi publikasi perdagangan; (c) sponsor suatu penelitian triwulan perusahaan lokal. Melalui survei terhadap pengambilan keputusan ,fokus terhadap topik yang baru perhatian dan pemberian informasi dan komentar dari pandangan suatu pelanggan; (d) sponsor empat buah seminar setiap tahunnya untuk menunjukkan penggunaan produk perusahaan di wilayah lokal; (e) menurunkan wakil pembicara perusahaan , dimana pembiacar perusahaan itu berbicara diantara kelompok-kelompok terkemuka di  wilayah itu.
Seorang public relations harus melakukan perencanaan program kerja baik itu jangka panjang maupun jangka pendek, yang harus direncanakan dengan cermat dan hati – hati, sehingga akan diperoleh hasil – hasil yang nyata. Program tersebut haruslah berhubungan dengan tujuan organisasi, maka seorang praktisi PR harus memahami serta melaksanakan metode perencanaan program kerja secara bertahap dan menggunakan media komunikasi yang tepat sehingga dapat membantu melancarkan jalannya kegiatan perusahaan.

Referensi :
Soemirat,soleh. 2007. Dasar-Dasar Public Relation. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Ardianto, Elvinaro. 2011.Public Relations Pengantar Komprehensif. Bandung :Simbiosa Rekatama Media.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar